09 August 2012

Hey Dearest !


                                                                                                                                  Note on train. Abaikan kehodohan tulisan, train gerak laju sgt :P

Hey Dearest,
Kata kawan,
Yang hak orang lain itu-lah ; selalu tampak indah di mata kita,
Yang bukan kita punya itu-lah ; selalu menempat iri di hati kita,
Yang dimilik orang lain itu-lah ; selalu di idam -idam dek kalbu kita,
Apa kita kita ini memang di lahir untuk suka pada yang bukan hak milik atau mata hati kita ini enggan mahu celik?


Oh. Mungkin kerna itu-lah, suami orang sentiasa di rebut. Ya?

--------------------


# Ayuh, lihatlah bagaimana Tuhan membahagi-bahagikan nikmatNya. Agaknya sedang kita iri kepada indah-nya jalur takdir orang lain, ada pula insan yang sedang mengagumi kehidupan kita. 

# Yang ada ini, saat ini, hasil doa dan harapan kita yang lalu. Dan mungkin doa-doa itu kita sendiri sudah lupa

-----------------------

# Kadang, jika kita di berikan apa yang orang lain ada, rasa-nya tetap sama, kerana bila sudah dapat, hilang terus syukur, dan 'apa yang orang ada itu' sudah hilang harga kerna sudah kita miliki.

# Dan kerna itu aku doakan, kepada kamu. Jika belum menjadi milik, dia kau lihat sebagai 'mutiara', moga bila sudah di punya, kau tetap melihat dia sebagai mutiara bahkan lebih indah dari itu. Lebih kau jaga, lebih kau sayang dan lebih kau hargai. Moga saja...

---------------------------
 
# Dearest. Jujur dari hati, aku doa moga saja iri itu terbit atas mahu menggandakan usaha, bukan maujudnya kerana susut-nya syukur. 

# Bersyukurlah, kerana dengan bersyukur, Allah akan menemukan kita dengan syukur syukur yang lain. Syukur itu pintu kepada syukur yang lain. 



Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (Surah Ibrahim:7)   Salam 10 Ramadhan terakhir.. :') 



7 org kaki bebel buat bising:

Sunah Sakura said...

subhanallah...alhamdulillah...i like this~

Titisan Hujan said...

jika belum menjadi milik, dia kau lihat sebagai 'mutiara', moga bila sudah di punya, kau tetap melihat dia sebagai mutiara bahkan lebih indah dari itu. Lebih kau jaga, lebih kau sayang dan lebih kau hargai. Moga saja...


TH suka kata ini..mau ye

EL MARIACHI said...

tentu saja kalau bukan milik kita ...bukan lagi mutiara...

ghost writer said...

susah nak cakap, tapi memang selalu jadi macam tuh. aku pun kadang terasa macam tuh jugak.

oranglidi said...

jangan smpai yang dikejar tak dapat, yang dikendong berciciran.

tibe2 teringat lagu hijjaz. fatamorgana.

Cikli said...

Berasa kecukupan adalah nikmat yang jarang ditemui.

the malay male said...

syukur dengan apa yg ada..itu yg terbaik untuk kita